Menurut catatan sejarah, sarung berasal dari Yaman. Di negeri itu sarung biasa disebut "futah". Sarung juga dikenal dengan nama "izaar", “wazaar” atau “ma'awis”. Masyarakat di negara Oman menyebut sarung dengan nama “wizaar”. Orang Arab Saudi mengenal dengan nama “izaar”. Penggunaan sarung telah meluas, tak hanya di Semenanjung Arab, namun juga mencapai Asia Selatan, Asia Tenggara, Afrika, hingga Amerika dan Eropa.
Dalam Ensiklopedia Britanica, disebutkan, sarung telah menjadikan pakaian tradisional masyarakat Yaman. Sarung diyakini telah diproduksi dan digunakan masyarakat tradisional Yaman sejak zaman dulu. Hingga kini, tradisi itu masih tetap melekat kuat. Bahkan, sampai saat ini, futah atau sarung Yaman menjadi salah satu oleh-oleh khas tradisional dari Yaman. Orang-orang yang berkunjung ke Yaman biasanya tidak lupa membeli sarung sebagai buah tangan untuk para kerabatnya.